1. Samoa (93,5 persen)
Negara
kepulauan yang juga terletak di Samudra Pasifik ini sebenarnya memiliki
tradisi diet yang sehat yakni karbohidrat kompleks yang tinggi serat
dan rendah lemak. Namun sejak terjadi migrasi orang asing pada masa
Perang Dunia II, diet itu berubah dan menjadikan negara ini sebagai
negara tergemuk di dunia.
2. Kiribati (81,5 persen)
Antara
tahun 1964-2001, impor makanan di salah satu negara termiskin di dunia
ini meningkat 6 kali lipat. Makanan yang didatangkan dari negara lain
umumnya berupa makanan olahan yang banyak mengandung lemak dan tidak
sehat. Tak heran negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik ini
menduduki posisi 'runner up' negara paling gemuk di dunia.
3. Amerika Serikat (66,7 persen)
Sejak
tahun 1960-an, 24 persen warga Amerika Serikat sudah mengalami
overweight. Kini jumlahnya terus meningkat, hingga 2 dari 3 warganya
bisa dikategorikan obesitas. Junk food alias makanan tidak sehat
disebut-sebut sebagai pemicu utama kegemukan di Amerika Serikat.
4. Jerman (66,5 persen)
Tidak
terlalu mengejutkan jika Jerman masuk salah satu negara paling gemuk,
karena warganya cukup dikenal dengan budaya minum bir dan makan masakan
berlemak. Dalam upaya menekan jumlah warga yang gemuk, saat ini
pemerintah menyediakan buah dan sayuran sebagai cemilan gratis untuk
anak sekoilah di negara tersebut.
5. Mesir (66 persen)
Jumlah
pengidap masalah kegemukan di Mesir meningkat sejak tahun 1980-an.
Sejak masa itu, laju pertumbuan penduduk mulai tidak terkendali sehingga
pola makan menjadi tidak sehat. Terlebih dalam tradisi sebagain
warganya, perempuan ditabukan untuk berolahraga.
6. Bosnia-Herzegovina (62,9 persen)
Masalah
kegemukan tidak hanya terjadi di negara-negara dengan penghasilan
perkapita relatif tinggi. Buktinya, Bosnia-Herzegovina yang rata-rata
penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan masuk dalam 10 besar
negara paling gemuk. Pemicunya antara lain diet yang tidak sehat,
ditambah dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol.
7. Selandia Baru (62,7 persen)
Menurut
penelitian dari University of Otago, masalah kegemukan di Selandia Baru
dipicu oleh kecanduan menonton TV sejak kecil. Di negara ini, masalah
kegemukan lebih banyak dipicu karena kurang olahraga dibandingkan karena
terlalu banyak makan.
8. Israel (62,9 persen)
Sebagaimana
yang terjadi di beberapa negara maju yang lain, timbunan lemak juga
menjadi masalah serius di Israel. Dalam 30 tahun terakhir saja, jumlah
penderita obesitas di negara ini sudah meningkat 3 kali lipat.
9. Kroasia (61,4 persen)
Di
negara ini, penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbanyak
karena salah satu faktor risikonya adalah kegemukan. Wujud keprihatinan
terhadap tingginya angka kegemukan, sebuah badan amal di Kroasia pada
mencatatkan rekor pembuatan celana jins terbesar di dunia pada Juni
2010. Ukurannya 6 kalu luas lapangan tenis, dijahit dari 8.023 potong
jins yang disumbangkan warga.
10. Inggris (61 persen)
Cukup
masuk akal jika Inggris masuk 10 besar negara dengan rata-rata IMT
tertinggi di dunia, sebab di Eropa sendiri gaya hidup warga Inggris
termasuk paling jarang berolahraga. Bahkan rekor manusia paling gemuk
pernah dipegang seorang pria Inggris dengan berat badan 680 pound
(sekitar 308 kg).
Mengenai Saya
10 Negara Dengan Orang Gemuk Terbanyak
Diposting oleh
Akhmad Jazuli
Sabtu, 03 Maret 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar